Berita mengenai rumah sakit di Gaza yang “kebanjiran” korban pembantaian Israel memang sangat memilukan dan memicu kecaman internasional. Konflik Israel-Palestina, terutama di Gaza, terus menimbulkan korban jiwa yang besar, termasuk warga sipil, anak-anak, dan perempuan.
Fakta Terkini (April 2025):
- Serangan Israel di Gaza – Pasukan Israel terus melakukan serangan udara dan darat di Gaza, mengakibatkan ratusan korban tewas dan luka-luka. Banyak korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
- Overkapasitas Rumah Sakit – Fasilitas medis di Gaza sudah kewalahan akibat blokade dan kurangnya pasokan listrik, obat-obatan, dan alat medis. Banyak rumah sakit tidak mampu menangani jumlah korban yang terus berdatangan.
- Korban Sipil – Laporan PBB dan organisasi HAM menyebutkan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk anak-anak, yang menjadi korban serangan indiscriminate (tanpa pandang bulu).
- Kecaman Internasional – Banyak negara dan organisasi dunia, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengecam tindakan Israel yang dianggap melanggar hukum humaniter internasional.
Respons Global:
- PBB menyerukan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan segera.
- Negara-negara Arab & Muslim mengutuk keras serangan Israel dan mendesak intervensi internasional.
- Aktivis HAM menuntut pertanggungjawaban Israel atas dugaan kejahatan perang.
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Dukungan kemanusiaan melalui donasi ke organisasi seperti Palang Merah, UNRWA, atau Medical Aid for Palestinians.
- Menyebarkan informasi yang akurat untuk meningkatkan kesadaran global.
- Tekan politik pada pemerintah masing-masing untuk mendorong gencatan senjata dan solusi damai.
Konflik ini adalah tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dunia. Solidaritas untuk rakyat Gaza sangat penting di tengah ketidakadilan yang mereka alami.
#SaveGaza #FreePalestine #StopGenocide