Skip to content
Lesechecsdelareussite
Menu
  • Beranda
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknlogi
  • Wisata
Menu

RI Butuh 10+ Tahun Kurangi Emisi Karbon – Apa Tantangannya?

Posted on May 9, 2025May 9, 2025 by mgvgn

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia, terutama karena deforestasi, kebakaran hutan, dan ketergantungan pada energi fosil. Meski telah berkomitmen menurunkan emisi, diperkirakan butuh waktu lebih dari 10 tahun bagi Indonesia untuk mencapai pengurangan yang signifikan. Mengapa demikian?

Target Indonesia dalam Pengurangan Emisi Karbon

Pemerintah Indonesia telah menetapkan beberapa target penting terkait perubahan iklim, antara lain:

  • Penurunan emisi 29% (dengan upaya sendiri) dan 41% (dengan dukungan internasional) pada 2030.
  • Mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
    Namun, berbagai tantangan menghambat pencapaian target ini dalam waktu singkat.

Tantangan Besar yang Dihadapi Indonesia

1. Ketergantungan pada Batu Bara

Sekitar 60% pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada batu bara, sumber energi paling kotor. Transisi ke energi terbarukan membutuhkan investasi besar dan waktu.

2. Deforestasi dan Kebakaran Hutan

Indonesia memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia, tetapi laju deforestasi masih tinggi. Kebakaran hutan (seperti di Kalimantan dan Sumatra) juga menyumbang emisi karbon dalam jumlah masif.

3. Infrastktur Energi Terbarukan yang Belum Memadai

Pengembangan energi terbarukan seperti PLTS, PLTA, dan panas bumi masih terhambat oleh regulasi, biaya tinggi, dan keterbatasan teknologi.

4. Pertumbuhan Ekonomi vs. Lingkungan

Pemerintah harus menyeimbangkan antara pertumbuhan industri (seperti smelter nikel) dengan komitmen lingkungan.

Solusi untuk Mempercepat Pengurangan Emisi

1. Percepat Transisi Energi

  • Meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.
  • Memberikan insentif untuk proyek tenaga surya dan angin.

2. Moratorium Hutan dan Rehabilitasi Lahan

  • Memperluas moratorium izin baru untuk perkebunan kelapa sawit.
  • Memperbanyak program reboisasi dan restorasi gambut.

3. Dukungan Pendanaan Internasional

  • Memanfaatkan pendanaan iklim seperti Green Climate Fund (GCF) dan kerja sama dengan negara maju.

4. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

  • Mendorong gaya hidup rendah karbon melalui transportasi umum dan energi efisien.

Kesimpulan

Indonesia membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan karena kompleksnya tantangan yang dihadapi. Namun, dengan kebijakan yang tepat, investasi berkelanjutan, dan kolaborasi global, target Net Zero Emission masih mungkin tercapai lebih cepat.

Bagaimana menurut Anda? Apa lagi yang bisa dilakukan untuk mempercepat pengurangan emisi di Indonesia?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Rankings y criterios para Crazy Time y Shows de Juegos en Chile
  • Stratégie Monopoly Live et casinos crypto pour joueurs français : guide pratique
  • Validation Check 2026-01-25 11:25:52
  • Google Menyerah pada Perubahan Internet – Apa Dampaknya?
  • Waspada! Modus Penipuan Pakai AI yang Merugikan
  • February 2026
  • January 2026
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
©2026 Lesechecsdelareussite | Design: Newspaperly WordPress Theme